A Prayer For You. Jesus loves you..

MULTI PLEASURE
http://siezhien.wen.ru
[ADULT STORY]


Pengalaman Ngeseks Pertama: Sakit Tapi Nikmat

Saya mengenal Rani pertama kali lewat IRC. Mulanya kami ngobrol biasa saja (kenalan, bercanda, tebak-tebakan, dsb). Menginjak minggu ke dua, tidak di sangka dia menanggapi secara antusias setiap obrolan saya yang berbau seks. Sampai saat itu sebenarnya saya masih ragu apakah Rani ini betul-betul perempuan atau cuma lelaki iseng yang menyamar sebagai wanita. Maklumlah, selama ini kami berkomunikasi hanya secara tulisan, bukan lisan. Keragu-raguan itu akhirnya musnah setelah kami melakukan “copy darat“ di Plaza Senayan.
Ternyata dia seorang wanita muda. Tidak begitu cantik tapi tidak juga jelek. Sedang-sedang sajalah. Yang istimewa darinya adalah bentuk tubuh yang montok dan buah dadanya yang besar di atas rata-rata buah dada wanita Indonesia. Setelah berbicara beberapa saat, dia mengajakku ke rumahnya di daerah Pondok Indah. Dari situ saya mengetahui bahwa Rani sebenarnya adalah seorang ibu rumah tangga. Suaminya sekarang sedang bekerja di sebuah kontraktor. Setelah masuk ke ruang tamu, Rani mempersilakan saya menunggu sementara dia membuatkan es jeruk untukku. Agak lama saya menunggu sampai akhirnya saya melihat Rani keluar membawa segelas es jeruk.
Pakaian kerjanya telah ia ganti menjadi daster tipis. Darah saya langsung berdesir melihat puting susunya yang menyembul karena ia melepaskan BH-nya. Setelah saya minum beberapa teguk, tidak saya sangka Rani langsung memeluk dan menciumi saya dengan sangat bernafsu. Lidahnya menjalar di dalam rongga mulut saya. Tangannya memasuki kemeja saya lalu mengusap-usap dada saya. Kemudian tangannya mulai bergerak turun, menuju ritsleting celana luar saya lalu membukanya. Jari-jarinya menyeruak masuk ke celana dalam dan menyentuh bulu-bulu keriting sebelum akhirnya sampai pada penis saya yang sudah membesar. Nikmat sekali rasanya. Tangannya meremas-remas penis dan sesekali meremas pula kantong pelir.

Saya menyambutnya dengan memasukkan jari saya ke dalam dasternya. Buah dadanya yang sangat besar kuremas dengan sangat bernafsu. Tangan satu lagi saya masukkan ke dalam celana dalamnya. Dari situ saya masukkan jari tengah saya ke dalam lobang vaginanya yang sudah basah. Dia mengerang ketika jari-jari tangan saya mengorek-ngorek dinding vaginanya. Tidak puas dengan satu jari, saya masukkan lagi jari telunjuk saya hingga sekarang dua jari masuk ke dalam vaginanya. Jari manis dan jempol saya gunakan untuk mencubit-cubit kelentitnya yang besar dan keras. Dia merintih manja. Di saat-saat hot seperti itu tiba-tiba dia melepaskan pelukannya. “Di dalam saja yuk,“ pintanya sambil menarik tanganku. Aku menurut lalu mengikutinya menuju kamar tidur.

home | next

xxx phone sex sex game call me massage ++
never ending sex story
top-cybertainment
INfoWAP.INfo
siezhien [260208]

wen.ru! Create site!